Lomba Olahraga Tradisional hingga Kompetisi Tenis Meja Junior Semarakkan Peringatan HUT RI Pemkab Mojokerto

Redaksi | News
oleh

Mojokerto.kliksurabaya.co.id – Rangkaian peringatan HUT RI yang ke-81 berlangsung cukup meriah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Kali ini giat lomba olahraga tradisional antar ASN dan pagelaran kompetisi tenis meja usia muda yang menambah semarak semangat kemerdekaan di Bumi Majapahit.

Untuk lomba antar ASN digelar di halaman Pendopo Graha Maja Tama, Kamis (6/8) pagi. Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa, dengan didampingi wakilnya Muhammad Rizal Octavian, tampak turut berpartisipasi dalam giat yang diikuti oleh ratusan karyawan Pemkab Mojokerto itu.

Di hadapan awak media, sosok yang familiar disapa Gus Bupati itu mengungkapkan bahwa selain untuk memperingati HUT RI, perlombaan-perlombaan yang diselenggarakan juga ditujukan untuk mempererat kebersamaan para ASN yang bertugas di bawah komandonya.

“Rangkaian-rangkaian kegiatan lomba yang dilaksanakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto ini sebagai bentuk keakraban dengan sesama ASN yang lainnya,” ucapnya.

Sementara itu, pagelaran kompetisi tenis meja untuk usia muda digelar di gedung olahraga (GOR) Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Kompetisi tersebut diinisiasi oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI), yang menggandeng KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Mojokerto. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Tatang Mahendrata, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto.

“Persatuan Tenis Meja Indonesia bekerja sama dengan KONI Kabupaten Mojokerto untuk menyelenggarakan kejuaraan dengan harapan akan muncul talenta-talenta atau bibit-bibit baru yang pada akhirnya nanti bisa dipersiapkan di kejuaraan baik itu di tingkat kabupaten, provinsi, maupun nasional,” beber Tatang.

Perwakilan Pemkab Mojokerto itu juga memberikan semangat bagi para peserta yang berasal dari seluruh kabupaten/kota se-Jatim tersebut. Tak berhenti disana, Tatang Mahendrata pun berharap agar jalannya pertandingan berjalan sportif dan fairplay sehingga hasil yang diharapkan sebelumnya bisa benar-benar terealisasi.

“Selamat bertanding, selamat berlaga, jaga sportivitas, kemudian juga bagi para dewan juri bertindak fair play, tidak ke sana tidak ke sini, tapi junjung juga sportivitas, Saya kira itu,” pungkasnya.

Dilansir dari laporan panitia penyelenggara, kompetisi tenis meja itu diikuti oleh 793 calon atlet, dengan rentang usia 11 tahun hingga 19 tahun. Jalannya kompetisi akan dilaksanakan selama empat (4) hari, dan terbagi menjadi 10 kategori usia putra dan putri.(***)